Detail Cantuman Kembali
evaluasi desain lambung pada kapal tug boat 26 meter untuk meningkatkan efisiensi towing
Kapal tug boat merupakan kapal yang berperan penting dalam operasi towing, terutama untuk menarik kapal besar atau tongkang di pelabuhan maupun perairan terbuka. Efisiensi operasi kapal ini sangat dipengaruhi oleh desain lambungnya, yang berdampak langsung pada hambatan hidrodinamis, konsumsi bahan bakar, dan kemampuan manuver. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi desain lambung kapal tug boat sepanjang 26 Meter guna meningkatkan efisiensi towing. Evaluasi dilakukan dengan menganalisis pengaruh desain lambung terhadap hambatan hidrodinamis serta merancang modifikasi desain yang lebih efisien menggunakan metode numerik dengan perangkat lunak Maxsurf Modeler dan Maxsurf Resistance serta perhitungan empiris metode Holtrop-Mennen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain lambung kapal sangat memengaruhi efisiensi towing. Desain lambung existing menghasilkan tahanan sebesar 165,13 kN (simulasi dengan software maxsurf), sementara desain redesain 2 mampu menurunkan tahanan secara signifikan dan meningkatkan daya tarik (bollard pull) hingga ±5% dibandingkan desain kapal existing. Perhitungan bollard pull pada kecepatan 12,7 knots dan efisiensi propulsi 0,8 menunjukkan bahwa bentuk lambung redesain 2 menghasilkan gaya tarik sebesar ~39 ton, lebih tinggi dibanding desain existing (~37 ton). Dari ketiga metode, metode Compton memberikan hasil bollard pull dan tahanan tertinggi, sedangkan metode Holtrop menunjukkan stabilitas grafik terbaik. Secara keseluruhan, desain redesain 2 direkomendasikan sebagai alternatif optimal untuk kapal tug boat 26 Meter karena memberikan efisiensi towing yang lebih tinggi dan kebutuhan daya yang lebih rendah.
622.25.24 Dod e
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2025
Surabaya
xii, 81 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...







